Probolinggo,- Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo berencana memindahkan titik 0 Kilometer (KM) dari sebelumnya berada di Jalan Panglima Sudirman ke Bundaran Gladak Serang.
Selama ini, titik 0 KM Kota Probolinggo berada di jalur pantura, sekitar 500 meter sisi barat Kantor Wali Kota. Sebagai penanda, Pemkot Probolinggo telah membuat tugu diantara dua ruas jalan.
Namun, bersamaan dengan berpindahnya pusat kota, maka titik 0 KM juga berpindah ke Bundaran Gladak Serang. Hal tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
“Jadi sesuai dengan perda tersebut, maka titik 0 KM sudah berpindah ke Bundaran Gladak Serang. Selain itu, juga sebagai tanda perpindahan pusat pemerintahan di wilayah tersebut,” kata Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo.
Rey menjelaskan, perpindahan titik 0 KM tersebut juga dibarengi dengan pembangunan di wilayah selatan. Nantinya, kegiatan perekonomian akan banyak berlangsung di wilayah tengah dan selatan.
Bentuk fisik sebagai penanda 0 KM, akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR PKP) setelah perwalinya terbit.
“Dengan kebijakan ini, diharapkan pembangunan di Kota Probolinggo lebih merata, tidak hanya di utara, namun juga di wilayah tengah dan selatan,” imbuh dia. (*)












