Lumajang, – Sebuah insiden tragis terjadi di Pantai Bambang, Kabupaten Lumajang, pada Sabtu (28/3/2026) sore. Delapan wisatawan tersambar petir di kawasan pantai sejak pukul 15.00 WIB.
Penjabat Kepala Desa Bago, Wahyudi, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem menjadi faktor utama musibah tersebut. Hujan deras disertai kilatan petir secara tiba-tiba menyambar para wisatawan yang tengah menikmati suasana pantai.
“Jadi ada delapan orang yang tadi jadi korban, satu meninggal dunia, satu masih koma, dan enam sudah sehat hanya mengalami luka ringan,” ujar Wahyudi, Sabtu (28/3/2026).
Korban meninggal diketahui bernama Alvin, warga Kecamatan Candipuro. Ia tewas di lokasi kejadian setelah tersambar petir saat berteduh bersama tujuh temannya di tenda milik warga.
Sementara tujuh korban lainnya mengalami luka bakar dan kini mendapatkan perawatan medis di RSUD Pasirian.
“Hujan deras yang disertai petir ini berlangsung cukup intens dan menimbulkan risiko tinggi bagi pengunjung pantai. Insiden ini menjadi peringatan bagi wisatawan untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca di kawasan terbuka,” katanya.
Selain itu, musibah serupa juga terjadi di Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, di mana dua orang tersambar petir saat beraktivitas di lokasi tersebut.
Menanggapi hal itu, Kapolres Lumajang, Alex Sandy Siregar, mengimbau masyarakat dan wisatawan agar mengutamakan keselamatan saat terjadi cuaca ekstrem, terutama menghindari lokasi terbuka saat hujan disertai petir.
“Apabila ada situasi yang mungkin terjadi, sebaiknya menghindar. Contohnya kemarin di Pantai Bambang hujan deras dengan diikuti petir, lebih baik mencari tempat yang aman dan hindari tempat terbuka yang berpotensi jadi sasaran sambaran petir,” katanya, Minggu (29/3/2026). (*)












