Lumajang, – Tahap wawancara menjadi momen krusial dalam seleksi calon Direktur Perumdam Tirta Mahameru. Di hadapan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, para kandidat memaparkan visi, strategi bisnis, serta rencana penguatan tata kelola perusahaan sebagai bagian dari penilaian komprehensif terhadap kapasitas kepemimpinan.

Seleksi yang sebelumnya melalui tahapan administrasi, uji kelayakan dan kepatutan, hingga pendalaman rekam jejak profesional ini kini mengerucut pada empat nama. Yakni, Noer Aisyah Barlian (Lumajang), Miftahur Ridho (Banyuwangi), Didik Cahyanto (Probolinggo), dan Bagus Andi Puspito (Jember).

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Lumajang, Bonni Momenta mengatakan,  tahapan wawancara menjadi momen penting untuk menguji visi, strategi bisnis, serta komitmen kandidat dalam memperkuat tata kelola perusahaan.

“Seleksi dilakukan secara bertahap dan terukur untuk memastikan calon direktur memiliki kompetensi manajerial, integritas, serta kemampuan menyusun strategi bisnis yang adaptif terhadap tantangan sektor air minum,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (16/2/2026).

Tahapan selanjutnya, kata dia, setelah proses wawancara adalah penyelesaian administrasi, termasuk penandatanganan perjanjian kerja.

“Inovasi dalam pengelolaan sumber daya dan optimalisasi aset menjadi poin penting yang digarisbawahi,” jelasnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.