Probolinggo,- Pencarian Muhammad Arsyad Arrazi (2), warga Dusun Polai, Desa Sumendi, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, dilanjutkan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief mengatakan, pada hari kedua pencarian, petugas gabungan dibagi menjadi 3 titik.
Titik pertama yakni menyisir muara sungai hingga jembatan Bayeman. Titik kedua yakni lokasi awal korban dinyatakan hilang, dan titik terakhir area sungai Gang sampo, Desa Bayeman.
“Tak hanya BPBD Kabupaten Probolinggo, dalam pencarian ini juga bergabung Basarnas Banyuwangi, temen-temen dari Songa Adventure serta warga sekitar dengan total tim gabungan sebanyak 50 orang,” kata Oemar, Rabu (4/2/26).
Ia menjelaskan, saat pertama korban dilaporkan hilang, memang tidak ada saksi yang tahu pasti, melainkan hanya berdasarkan beberapa keterangan. Namun demikian, pencarian tetap dilakukan.
Hingga Rabu siang, Muhammad Arsyad Arrazi, belum ditemukan. Pencarian akan terus dilakukan dengan tetap melihat situasi dan kondisi di sekitar lokasi kejadian.
“Mudah-mudahan dengan upaya kita yang maksimal, korban dapat ditemukan, syukur-syukur korban ditemukan dengan kondisi tidak tenggelam atau sedang bersama saudaranya,” harap Oemar.
Seperti diketahui, Muhammad Arsyad Arrazi (2) dinyatakan hilang oleh pihak keluarga, Selasa (3/2/26) siang. Berdasarkan bekas jejak kaki, korban diyakini jatuh ke sungai sehingga pencarian korban pun terfokus sepanjang aliran sungai. (*)











