Lumajang, – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas informasi publik di tingkat desa melalui optimalisasi peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM).
Hal ini disampaikan Kepala Diskominfo Lumajang, Mustaqim, dalam kegiatan Audiensi dan Sarasehan KIM se-Kabupaten Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Jumat (28/11/2025).
Mustaqim menekankan di tengah arus informasi yang semakin cepat dan kompleks, desa membutuhkan saluran informasi yang jujur, transparan, edukatif, dan membangun. Di sinilah KIM memegang peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat desa.
“KIM tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menciptakan narasi positif yang mampu menarik perhatian publik, sehingga pesan pembangunan dapat tersampaikan secara efektif dan berdampak nyata,” katanya, Sabtu (29/11/2025).
Menurut Mustaqim, KIM sebagai ujung tombak komunikasi pemerintah di desa. Dengan kemampuan menyajikan konten digital yang kreatif, KIM dinilai mampu memperkuat literasi digital warga, membangun pemahaman kritis masyarakat, dan meningkatkan partisipasi publik dalam program pembangunan.
“Desa yang warganya melek informasi digital akan lebih mampu memahami program pemerintah, mengawasi pelaksanaannya, dan ikut berkontribusi dalam pembangunan lokal,” tegasnya.
KIM diharapkan dapat menjadi penyampai informasi yang objektif serta mampu menangkal kabar hoaks di tingkat desa, terutama terkait isu pembangunan, layanan publik, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Mustaqim menambahkan penguatan KIM tidak hanya soal distribusi informasi, tetapi juga pemanfaatan platform digital secara lebih maksimal. KIM didorong untuk menghasilkan konten yang edukatif, berbasis nilai budaya, dan mendukung potensi ekonomi lokal.
“KIM adalah mitra strategis bagi pemerintah desa. Keberhasilan desa dalam menyampaikan informasi yang jujur, transparan, dan menarik akan menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan,” katanya. (*)












