Lumajang, – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lumajang menuai sorotan terutama selama bulan Ramadan.
Sejumlah orangtua siswa mengeluhkan menu yang diterima anak-anak mereka karena dinilai kurang bervariasi dan tidak sebanding dengan nilai anggaran yang disebut-sebut mencapai Rp10 ribu per paket.
Keluhan itu mencuat setelah foto menu MBG berisi dua potong tahu, satu butir telur, satu bungkus roti, dan satu buah pisang beredar di media sosial. Dalam unggahan tersebut, seorang warganet menuliskan, Kayaknya kalau dihitung tidak sampai 10K (Rp 10.000).
Menanggapi kritik tersebut, Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengatakan, tidak semua pihak merasa keberatan dengan program MBG. Ia mengaku, telah turun langsung ke sekolah-sekolah untuk melihat respons siswa.
“Saya keliling ke anak-anak dan mereka senang, mereka berharap betul (MBG),” kata bupati, Jumat (27/2/2026).
Bupati menambahkan, pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian keluhan tidak disertai informasi yang menyesatkan.
“Yang tidak boleh itu membuat hoaks, fitnah, yang sengaja menurunkan kepercayaan terkait program,” tegasnya.
Untuk menindaklanjuti aduan, Pemkab Lumajang membuka layanan pengaduan melalui WhatsApp Sambat Bunda di nomor: 0851-1734-4112.
“Saya punya nomor korwil (SPPG). Sering kali saya kirim pengaduan yang masuk ke saya atau ke akun pemda untuk segera ditindaklanjuti,” tutupnya. (*)











