Lumajang, – Ramadan tak hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperkuat spiritualitas.

Hal itu tercermin dalam kegiatan Ngaji On The Road yang digelar para santri dari Pondok Pesantren Bahrusy Syifa di ruang terbuka.

Berlokasi di Alun-alun Lumajang, tepatnya di depan Pendopo Arya Wiraraja, puluhan santri duduk melingkar sambil melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Di tengah hiruk pikuk warga yang ngabuburit dan berburu takjil, suasana khusyuk justru terasa di sudut alun-alun.

Pengasuh ponpes, Ahmad Fatkhillah mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk syiar melalui tadarus Al-Qur’an di ruang publik. Menurutnya, mengaji tidak harus selalu dilakukan di masjid atau ruang kelas.

“Kami ingin menunjukkan bahwa belajar Al-Qur’an bisa di mana saja, termasuk di ruang publik. Ini juga sebagai ajakan agar masyarakat lebih dekat dengan Al-Qur’an, apalagi di bulan Ramadan,” katanya, Rabu (25/2/2026).

Ia menambahkan, kegiatan Ngaji On The Road digelar rutin selama Ramadan dan terbuka bagi masyarakat yang ingin ikut bergabung. “Kegiatan ini selalu kami adakan setiap bulan ramadan,” tuturnya.

Salah satu santri, Alisyah Febriani mengaku, senang bisa mengisi waktu menjelang berbuka dengan membaca Al-Qur’an bersama teman-temannya.

“Biasanya orang-orang cari jajanan, tapi kami memilih mengaji. Rasanya lebih tenang dan lebih bermanfaat,” katanya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.