Lumajang, – Jalan penghubung antara Kecamatan Pasirian dan Tempursari di Kabupaten Lumajang yang putus akibat terjangan banjir lahar hujan Gunung Semeru, kini kembali bisa dilalui.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Provinsi Jawa Timur, Supriadi mengatakan, perbaikan jalan yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBPJN Jatim-Bali pada Senin, 2 Februari 2026, berhasil difungsikan kembali mulai Kamis, 5 Februari 2026.

“Meskipun jalur penghubung di Desa Gondoruso tersebut sudah bisa difungsikan kembali, namun kami tetap berkomitmen untuk menjaga kondisi jalan tersebut sampai penanganan permanen dilakukan, dengan cara pemasangan bronjong disisi hilir jalur penghubung dan pengurukan disisi hulu diarea sisi kanannya,” katanya, Selasa (17/2/2026).

Banjir lahar hujan Gunung Semeru sebelumnya menerjang aliran Sungai Regoyo di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, pada Jumat, 30 Januari 2026. Akibatnya, tanggul sepanjang 150 meter jebol, merusak kawasan persawahan dan jalan penghubung kedua kecamatan.

Perbaikan jalan ini juga disertai dengan normalisasi sungai dan pemulihan tanggul di area Konsolidasi Dam Gondoruso. “BBPJN Jatim-Bali berkolaborasi dengan BBWS Brantas dan Dinas PU SDA Pemprov Jatim, menurunkan alat berat seperti 6 excavator, 4 dump truck, dan 1 vibrator roller untuk mempercepat proses perbaikan,” ungkapnya.

Meskipun jalan sudah bisa digunakan, pihak terkait tetap berkomitmen menjaga kondisinya hingga perbaikan permanen selesai. “Caranya antara lain dengan pemasangan bronjong di sisi hilir dan pengurukan di sisi hulu area kanan jalan,” pungkasnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.