Lumajang, – Hujan deras yang mengguyur puncak Gunung Semeru pada Selasa (17/2/2026) sore memicu banjir lahar susulan di Kabupaten Lumajang. Derasnya aliran air bercampur lumpur membuat lahar meluap hingga melompati jembatan limpas di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian.

Banjir lahar terlihat mengalir deras di Sungai Regoyo hingga Rejali. Sejumlah pengendara motor terpaksa berhenti karena jembatan yang biasa mereka lalui tertutup aliran lahar. Bahkan, beberapa warga sempat berlarian di atas jembatan karena khawatir debit air terus bertambah.

Salah seorang warga, Didik Hariono mengatakan, banjir lahar kali ini tergolong besar dibanding sebelumnya.

“Airnya besar sekali, sampai melompat ke atas jembatan. Padahal sungai ini sudah dinormalisasi dan saluran airnya juga sudah diperbaiki,” katanya, Selasa (17/2/2025).

Sejumlah pengendara yang nekat melintas harus menghadapi lumpur tebal. Bahkan ada sepeda motor yang sempat mogok karena terendam lumpur dan terpaksa didorong bersama oleh warga.

“Tadi banyak yang takut, apalagi airnya deras dan baunya menyengat. Kami pilih menunggu sampai agak surut,” tambah Didik. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.