Probolinggo,- Tahapan penting menjelang keberangkatan ibadah haji mulai dilaksanakan oleh calon jamaah haji asal Kota Probolinggo.

Sampai akhir Januari ini, 340 jamaah calon haji  baik reguler ataupun cadangan sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH), yang telah ditetapkan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Probolinggo, Didik Hernadi. Ia menyebut, seluruh tahapan telah dilaksanakan oleh jamaah haji, termasuk pelunasan BIPIH dan pengiriman paspor untuk penerbitan visa haji.

“Sampai saat ini total ada 340 calon jamaah haji baik calon jamaah reguler ataupun calon jamaah cadangan yang telah melunasi BIPIH,” kata Didik, Jum’at (30/1/26).

Adapun kategori 340 jamaah calon haji yang sudah melunasi BIPIH, meliputi Jamaah Lunas Urut Porsi 248 orang, Jamaah Lunas Tahap 2 Gagal Sistem 2 orang, Jamaah Lunas Tahap 2 Penggabungan Mahram 22 orang dan Jamaah Lunas Tahap 2 Cadangan 68 orang.

Sekedar diketahui, ibadah haji tahun 2026 (1447 H), menelan Biaya Perjalanan Ibadah Haji atau BIPIH untuk Embarkasi Surabaya sekitar Rp. 60.645.422,00.

Angka tersebut dikurang setoran awal Rp. 25 juta serta dikurangi lagi dengan nilai manfaat yang mencapai Rp. 2,6 juta. Alhasil  setiap calon jamaah haji harus membayar sekitar Rp. 32 juta.

“Untuk urutan keberangkatan, jamaah calon haji asal Kota Probolinggo masuk wilayah kerja Malang, bersama Kabupaten Probolinggo, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang,” tandas Didik.

Pasca melunasi BIPIH, selanjutnya para calon jamaah haji, harus menyiapkan tiga hal sebelum diberangkatkan ke tanah suci. Tiga hal itu meliputi pemeriksaan kesehatan final, melengkapi dokumen keberangkatan, dan mengikuti bimbingan manasik haji. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.