Probolinggo,– Perum Bulog Probolinggo menargetkan serapan gabah mencapai 74 ribu ton pada tahun 2026. Untuk merealisasikan target tersebut, Bulog Probolinggo akan menambah jumlah mitra serta memperluas kerja sama dengan kelompok tani.

Perum Bulog Probolinggo yang membawahi tiga wilayah, yakni Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang, pada tahun 2025 lalu berhasil melampaui target serapan gabah dengan capaian 82.457 ton.

“Untuk tahun 2026 ini, kami Perum Bulog Probolinggo mendapatkan target serapan gabah sebesar 74 ribu ton, dan per tanggal 22 Januari 2026, kami telah menyerap sebanyak 162 ton gabah,” kata Pimpinan Cabang Perum Bulog Probolinggo, Kuswadi.

Berdasarkan penyerapan gabah tahun 2025, Perum Bulog Probolinggo membeli gabah dari 150 petani dan 30 mitra. Dengan target yang ditetapkan pada tahun 2026, Bulog Probolinggo berupaya menambah jumlah mitra serta memperkuat kerja sama dengan kelompok-kelompok tani.

Dalam penyerapan gabah, Bulog Probolinggo mengikuti ketentuan dari pusat terkait penetapan harga, yakni sebesar Rp 6.500 per kilogram, tanpa syarat kualitas atau any quality.

“Kami siap menerima gabah dari petani, dengan ketentuan gabah yang dijual sudah memasuki masa panen, bersih, dan tidak kotor,” imbuh Kuswadi. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.