Probolinggo,- Warga Kelurahan Kedunggaleng, Kelurahan Wonoasih, Kota Probolinggo, Nur Hayati, jadi korban pembegalan saat berangkat kerja, Senin malam (5/1/25).

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban yang mengendarai motor Honda Vario 125, nopol N 6765 RN, sekitar pukul 18.30 WIB hendak berangkat kerja ke pabrik garmen.

Saat baru berangkat dari rumah, korban melihat pengendara motor seperti bingung lalu korban sempat mengklaksonnya. Namun sesampainya di jembatan, pemotor tersebut ternyata mengikutinya.

Korban mengira, pelaku mengikutinya karena tidak tahu arah. Namun sesampainya di lapangan Kelurahan Kedungasem, pengendara motor berboncengan yang sebelumnya membuntuti justru memepetnya.

“Awalnya membuntuti kemudian memepet saya. Selanjutnya motor saya langsung ditarik hingga saya terjatuh,” kata Nur Hayati, Selasa (6/1/26).

Nur Hayati menjelaskan, setelah ia terjatuh, satu pelaku turun dan dengan cepat mengambil motornya lalu.membawa kabur. Sementara satu pelaku lain mengancam korban.

Ciri-ciri 2 pelaku, sambungnya, yakni memakai masker dan mengenakan sarung. Setelah peristiwa tersebut, korban kemudian melaporkannya ke Polres Probolinggo Kota.

“Setelah kejadian, saya langsung visum karena ada kekerasan dan dilanjutkan membuat laporan ke Polres Probolinggo Kota,” imbuh Nur Hayati.

Kasus pembegalan karyawan pabrik garmen ini tengah di tangani oleh Polres Probolinggo Kota. Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.