Menu

Mode Gelap
Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

Peristiwa · 16 Nov 2020 05:50 WIB

Banjir Rob Terjang Kalibuntu, Ribuan Rumah Terendam


					Banjir Rob Terjang Kalibuntu, Ribuan Rumah Terendam Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Banjir rob atau air laut yang naik ke permukaan, menerjang pemukiman warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Banjir ini menjadi musibah musiman yang selalu menghantui warga.

Air rob mulai naik ke pemukiman pada Minggu (16/11/2020) sekitar pukul 22.00 WIB. Air laut pasang meluber hingga ke jalan desa dan menggenangi rumah di 5 dusun, yakni Dusun Sambilangan, Karang Pandan, Nambangan, Krajan dan Bong.

Pantauan PANTURA7.com, kenaikan debit air variatif antara 30 hingga 60 sentimeter. Meski demikian, warga sudah tidak kaget karena mereka telah terbiasa diterjang banjir.

“Kami tidak takut karena sudah terbiasa,” kata Ahmad Khoironi, bocah Desa Kalibuntu yang masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar (SD) ini.

Sementara, tokoh masyarakat Desa Kalibuntu, Syamsul Arifin menjelaskan, banjir rob dialami masyarakat di kawasan pesisir tersebut sejak tahun 1995 silam. Setiap tahunnya, ketinggian air rob naik hingga 5 sentimeter.

“Ada sekitar empat ribu masyarakat Desa Kalibuntu yang setiap 6 bulan didatangi tamu langganan berupa air laut yang naik ke permukaan. Sehingga kami semua sudah terbiasa dengan hal ini,” ujarnya.

Selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo, ia telah berkirim surat ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) setempat, agar musibah tersebut bisa dicegah.

“Kami mohon di tahun 2021, pihak yang berwenang bisa memberikan solusi sekiranya Desa Kalibuntu ini tidak lagi didatangi tamu bulanan. Kalau air rob datang, paling sebentar itu empat jam merendam pemukiman kami,” keluh dia. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

DPO Curanmor Korban Ledakan Bondet di Pasrepan Meninggal Dunia

27 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Gudang Mebel di Pasuruan Hangus, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

26 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Bakar-bakar Sampah Hanguskan Kandang, 4 Ekor Kambing Mati Terpanggang

24 Agustus 2025 - 19:37 WIB

Terlindas Truk Tebu, Pemotor di Jalur Pantura Pajarakan Tewas

24 Agustus 2025 - 16:12 WIB

Trending di Peristiwa